Tonymoly The Black Tea London Classic Serum

Hi guys! It’s Adelyn.

Seperti yang aku udah post di #AnnyeongKStyleTrip to South Korea – Day 2 [HERE], di hari kedua tepatnya tanggal 01 September Tonymoly merilis produk terbarunya yaitu The Black Tea London Classic Serum. Setelah 3 bulan dari rilisnya serum ini, seri black tea sudah lebih lengkap mulai dari foam cleanser, toner, emulsion, serum, cream, eye cream, dan facial oil.

Kali ini aku bakalan membahas serumnya yang aku dapat di bulan September tahun lalu. Tonymoly The Black Tea London Classic Serum adalah serum yang mengandung 100% ekstrak teh hitam murni. Teh hitam sebagai bahan utamanya mempunyai fungsi anti-oksidan dan anti-aging. Produk anti-aging ini lebih ditargetkan untuk perempuan mulai dari usia 20 tahun.

Please click more if you want to know my full review.

Brand: Tonymoly (토니모리) 

Products: The Black Tea London Classic Serum

Price / Volume: 27.000 won / 55 mL

Ingredients:

Camellia Sinensis Leaf Extract, Glycerin, Dipropylene Glycol, Water, Cyclome thicone, 1,2-Hexanediol, Niacinamide, Polymethylsilsesquioxane, Glyceryl Plymethacrylate, Pathenol, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Jojoba Esters, C14-22 Alcohols, Hydrogenated Polydecene, Caprylic/ Capric Triglyceride, Polyquaternium-51, Dimethiconol, Hydrolyzed Jojoba Esters, C12-20 Alkyl Glucoside, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Carbomer, Hydroxyethylcellulose, Adenosine, Theobroma Cacao (Cocoa) Extract,3-O-Ethyl Ascorbic Acid, Dextrin, Caprylhydroxamic acid, Citric Acid, Tromethamine,Disodium EDTA.

Dari ingredients diatas, Camellia Sinensis Leaf Extract adalah ekstrak daun teh hijau. Berdasarkan web truthinaging.com, teh hijau digunakan sebagai bahan anti-oxidant, anti-inflammatory, dan anti-aging di industri kosmetik. Teh hitam merupakan hasil fermentasi teh hijau, dengan mengoksidasi seluruh polifenol yang terdapat di teh hijau.

Serum ini dibungkus didalam dus dengan aksen warna dari packagingnya yang seperti warna teh. Di bagian dus, ada informasi mengenai produk, cara pemakaian, dan komposisi. Untungnya sudah ada dalam bahasa Inggris, jadi masih bisa dimengerti buat yang belum menguasai bahasa korea.

Serum ini disimpan dalam packaging berbahan plastik dan disertai pump agar tetap higienis. Jadi masih enak dibawa travelling atau pergi ke luar kota.

The Black Tea London Classic Serum terinspirasi dari tradisi orang Inggris dalam mengkonsumsi teh hitam setiap harinya, yang ternyata menjadi salah satu Ratu Elizabeth II yang terlihat awet muda dibanding usianya yang menginjak 90 tahun.

FYI Guys Perawatan anti-aging sudah HARUS kita dipikirkan dari awal usia 20 tahun, walaupun sekarang merasa belum terlihat ada kerutan di wajah kalian. Karena kerutan alis wrinkle ga bakalan pernah bisa dihilangkan secara total kalau sudah terbentuk (kecuali suntik botoks). Yang perlu kita lakukan adalah memperlambat terbentuknya kerutan di wajah. Makanya, dari sekarang sudah harus memulai penggunaan skincare dengan fungsi anti-aging.

Dari segi konsistensi serum ini seperti gel moisturizer yang sedikit encer dan warnanya ada sedikit hint kuning dan coklat. Wanginya beneran seperti teh tapi ga menggangu sama sekali. Serum ini ga terasa lengket sama sekali dan cepet menyerap di kulit wajahku.

Pertama kali coba serum ini di punggung tangan, aku bener-bener suka karena punggung tanganku langsung terasa halus dan lembap. Aku langsung excited ngebayangin kalau serum ini di aplikasiin di wajah bakalan lembut juga atau engga.

Sebelumnya aku jelaskan dulu rutinitas skincare ku selama pakai serum ini. Setelah cuci muka dengan face wash, aku langsung pakai serum ini sebagai pengganti moisturizer karena aku merasa sudah cukup melembabkan. Cukup 1/2- 1 pump untuk wajah dengan kondisi kulit normal – oily, tapi untuk kulit kering bisa 1 pump plus moisturizer. Kemudian lanjut dengan sunscreen, dll.

Satu bulan pertama pemakaian, aku merasa kulit wajahku jadi lebih halus dan waktu pakai bb cushion atau foundation juga terasa lebih mudah dan enak. Mulai di bulan kedua sampai pos ini di publish, mungkin karena udah terbiasa efek wajah yang terasa halus juga ga aku rasakan lagi. Tapi acne scar di wajah jadi sedikit lebih cepat hilangnya dibanding sewaktu aku ga pakai serum ini walaupun ga ada efek mencerahkan sama sekali. Pastinya manfaat skincare ga bakalan terlihat dalam waktu singkat, jadi sampai sekarang aku tetap pakai serum ini. Sebetulnya serum ini ga buat wajahku jerawatan, tapi tetep muncul jerawat karena hormon, stress, dan kurang tidur. Jadi ga ada efek anti-acne sama sekali ya guys.

Update: Butuh waktu 8 bulan lebih buat aku pakai serum ini sampai habis. Aku merasa setelah 3 bulan setelah pemakaian aku ga terlalu merasakan efek yang begitu drastis. Tapi dengan pikiran biar kulitku lebih baik walaupun efeknya butuh waktu, aku tetep lanjut sampai habis. Semoga bisa jadi referensi kalian ya.

Overall aku suka banget sama serum ini karena efek wajah terasa lebih halus plus lembap dan pengen pengen pengen pengen banget buat coba seri black tea dari Tonymoly. Terutama eye cream nya yang buat penasaran.

Rating: 4/5

Don’t forget to check out my IG for more daily updates

1475449406_social-instagram-new-square2

 

2 Comments

  1. Nisrina

    May 25, 2017 at 7:40 am

    Finally have a chance to drop by here!
    Hihihihihi.
    Baca anti-aging jadi serem sendiri. Tapi emang penting banget ya buat merawat kulit dari sekarang. Waaaak jadi pengen nyobain jugaaa :””)

    1. adelyn.hasna

      June 4, 2017 at 10:08 pm

      Masih muda gini banyak yang ga sadar kalau udah mulai ada tanda anti-aging. Ga harus produk yang mahal-mahal dulu sih, mulai dari produk yang masih mudah di dapet di sekitar kita dulu.

Leave a Reply